Skip to main content

Featured

Ciptakan Keasrian Lingkungan Kampung Berseri Astra Pinang dengan Bank Sampah

  Permasalahan sampah semakin hari kian mendesak di banyak negara, termasuk Indonesia. Setiap tahunnya, volume sampah yang dihasilkan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk, peningkatan aktivitas konsumsi masyarakat dan kesadaran yang kurang akan pentingnya pengelolaan sampah. Kondisi ini tidak dapat dipungkiri. Kesadaran masyarakat untuk benar-benar mengurangi masalah sampah masih perlu mendapatkan pembinaan lebih mendalam.  Masalah Sampah di Indonesia Data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menunjukkan bahwa Indonesia menghasilkan sekitar 64 juta ton sampah setiap tahunnya. Sebagian besar sampah tersebut berasal dari rumah tangga, yang menyumbang lebih dari 60% dari total sampah. Komponen utama dari sampah rumah tangga adalah sisa makanan, kemasan plastik, dan sampah organik lainnya. Namun, peningkatan jumlah sampah ini tidak diimbangi dengan pengelolaan yang baik. Dari total sampah, hanya sekitar 10-15% yang bisa didaur ulang, 60-70% dibuan...

7 Tips Aman Menjemur Bayi di Pagi Hari

Konten [Tampil]
Heart, Love, Sun
Pixabay



Hello Bunda, 
Apakah setiap pagi bayi rutin di jemur? Untuk pagi ini sudah sempat menjemur buah hatikah Bunda? Menjemur bayi di pagi hari memberikan banyak manfaat, yaitu membantu pemtumbuhan tulang. Pancaran sinar matahari yang mengandung vitamin D yang baik untuk pertumbuhan tulangnya. 

Menjemur juga dapat menurunkan bilirubin dalam darah ya Bunda. Ini biasanya di kenal dengan penyakit kuning. Selain itu juga mengurangi terjadinya ruam popok. Nah, setelah Bunda mengetahui manfaat dari menjemur, selanjutnya perlu tahu juga nih beberapa tips dalam menjemur bayi. 

1. Waktu yang tepat menjemur

Semua bayi yang terlahir disarankan untuk menjemur di pagi hari, kecuali kondisi bayi yang terlahir premature. Karena kondisi bayi tersebut membutuhkan penanganan medis terlebih dahulu. Pukul 07.00 - 08.00 menjadi waktu yang tepat untuk menjemur bayi. Sinar mataharinya belum terlalu panas dan aman untuk kulit bayi. 

2. Lama menjemur

Berapa lama baiknya menjemur bayi? Kondisi kulit bayi masih begitu sensitif sehingga Bunda perlu menjaganya dari paparan sinar matahari. Waktu menjemurpun tidak dalam waktu yang lama, yaitu sekitar 10-15 menit saja. Saat menjemur, Bunda juga bisa membersihkan organ tubuhnya seperti pada bagian lipatan tubuhnya. 
   

3. Pakaian bayi

Apakah saat menjemur bayi boleh mengenakan pakaian? Untuk bayi yang baru lahir hingga beberapa minggu, menjemurnya boleh mengenakan pakaian. Namun, jika sudah terlihat besar maka bisa mengenakan popok saja ya Bunda, agar seluruh tubuhnya benar-benar bisa merasakan kehangatan saat di jemur. Pancaran matahari yang mengenai tubuhnya juga akan membuat kerja vitamin D menjadi lebih baik.  Tubuh munilnya juga dapat Bunda bolak balikkan agar seluruh organ tubuhnya benar-benar terasa hangat. 
Baby, Beach, Happy, Summer, Sea, Ocean, People, Relax
Pixabay

4. Pelindung tubuh bayi

Meski bertujuan untuk memberikan kehangatan pada seluruh tubuh bayi, bukan berarti Bunda tidak memberikan pelindung untuk tubuhnya. Kenakan topi atau tutup bagian matanya agar tidak terkena paparan sinar matahari, karena akan mempengaruhi retina mata bayi.

5. Keamanan sekitar

Menjemur bayi tidaklah harus di tengah halaman yang luas, tetapi dapat dilakukan di depan rumah yang terkena paparan sinar matahari. Selain itu Bunda juga perlu memastikan keamanan kondisi sekitar, apakah kondisinya benar-benar aman dari polusi udara. Pemilihan tempat yang nyaman akan membuat bayi menikmati waktu menjemurnya dengan baik.

6. Kondisi kulit bayi

Kondisi kulit bayi masih begitu sensitif, karenanya Bunda perlu memastikan terlebih dahulu bagaimana kondisi kulit bayi saat di jemur. Bila terjadi timbul bercak merah maka sebaiknya tidak dijemur. 

7. Suhu tubuh meningkat

Pastikan selalu kondisi tubuh bayi selama menjemur ya Bunda. Karena waktu menjemur yang terlalu lama akan membuat tubuh mungilnya mengalami hipertemia, yaitu suhu tubuhnya mengalami peningkatan. Kondisi ini akan mengakibatkan terjadinya gangguan metabolisme tubuh, otak dan organ lainnya. 


Paparan sinar matahari pagi selain memberikan kehangatan pada tubuhnya juga bisa membantu kondisinya yang mengalami batuk, flu juga pilek. Hangatnya sinar matahari akan membuat lendir yang ada dalam tubuhnya menjadi mudah keluar. Lalu apakah jika bayi yang mengalami demam boleh di jemur? Sebaiknya tidak ya Bunda, tetapi konsultasikan kondisinya ke dokter agar mendapatkan penanganan yang tepat. 

Sinar matahari yang menghangatkan tubuh bayi akan mebuat tubuhnya menjadi lebih segar, di tambah sentuhan lembut yang Bunda berikan. Berikan interaksi juga agar bonding terus terjalin. Setelah menjemur, bayi dapat dimandikan dan kemudian diberikan ASI. Tubuhnya menjadi lebih berasa segar dan kenyang, kemudian dia akan tertidur dengan lelapnya. 


Salam. 


Referensi :
www.id.theasianparent.com

Comments

Lusi Dan said…
Infonya menarik...